Seni Tato, Bukan Cuma Sekedar Ajang Gaya-gayaan

Posted on

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mengekspresikan ekspresi diri, dari lagu ke tulisan. Beberapa orang memilih untuk membuatnya melalui goresan tinta di tubuh, atau Seni Tato.

Jauh sebelum era modern seperti sekarang, tato itu sudah sangat melekat pada kehidupan masyarakat. Di satu sisi, tato adalah simbol kuno yang digunakan oleh berbagai suku di dunia untuk menunjukkan rangking, spiritualitas pada penghargaan keberanian. Semua masuk akal untuk melihat arti kata tato yang berasal dari bahasa Tahiti ‘tatu’ yang berarti tanda.

Seni Tato, Bukan Cuma Sekedar Ajang Gaya-gayaan
Seni Tato, Bukan Cuma Sekedar Ajang Gaya-gayaan

Para periset percaya bahwa tato telah dikenal sejak beberapa puluh ribu tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan mumi yang diperkirakan berusia 5 ribu tahun. Selain itu, mereka juga percaya jika tato digunakan di berbagai belahan dunia seperti Mesir, Roma, Jepang hingga Indonesia.

Pergi ke Benua Afrika atau lebih tepatnya di Mesir, seorang mumi dari seorang imam bernama Amunet ditemukan dengan pola geometris tato berbentuk di tubuhnya. Citra tubuh diyakini sebagai praktik ritual yang digunakan di masa lalu.

Lalu bagaimana dengan Indonesia sendiri? Suku-suku di Kalimantan sampai saat ini berhasil mempertahankan budayanya melalui seni tato kesukuan. Kesenian ini diyakini sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu.

Seiring dengan perkembangan jaman, seni tato juga mengalami perubahan. Kini, tato bisa dikatakan adalah gaya hidup baru. Anak-anak tidak ragu untuk menato tubuh mereka dengan gambar atau tulisan. Berbagai toko tato tersebar di berbagai daerah.

Banyak orang tidak ragu tampil beda dengan warna pada kulitnya. Keindahan biasanya menjadi alasan dasar ketika mereka memutuskan untuk merajah tubuh.

Sayangnya, orang bertato biasanya dikategorikan ke dalam kotak penjahat. Tidak akan ada asap saat tidak ada api, kemunculan cap kriminal pasti berasal dari kejadian masa lalu. Di Indonesia sendiri atau tepatnya di era kolonial, penjahat akan ditandai pada bodi tato yang terbuat dari formasi besi panas.

Inilah pola pikir yang membuat orang sulit meninggalkan penjahat ‘orang tato’. Masih sering dijumpai juga kasus dimana orang tato sulit mencari pekerjaan. Bukan karena mereka tidak memiliki keterampilan, tapi tato itu membuat mereka dicap sebagai preman sebelum mengetahui lebih banyak.

Meski melihat kenyataan, sudah sangat tidak relevan di era modern ini. Banyak tato yang sukses dengan karir mereka mulai dari menteri hingga artis.

Kembali ke diskusi utama seni tato modern. Diantara para selebritis itu sendiri, banyak seniman yang tidak segan untuk merajah tubuh mereka. Sebut saja satu contoh Widy Vierratale. Gadis cantik itu memiliki beberapa tato yang berserakan di tubuhnya dari mikrofon hingga peta Indonesia. Seperti kata Widy, tato tersebut menjadi medium untuk ekspresi diri.

“Karena saya di dunia seni dan tato adalah seni, begitu saja,” katanya saat itu.

Berbeda lagi dengan Teza Sumendra, penyanyi lagu One Rasa ini memiliki tato sansekerta tulisan di tangannya yang bertuliskan Kurawa dan Pandawa. Baginya, karakter dalam wayang ini sangat cocok dengan dirinya sendiri yang memiliki karakter jujur, ceplos dan sarkastik.

“Ini adalah tato dari wayang Sanskerta wayang jawa Pandawa Kurawa, saya tanya orang yang mengerti, wayang ini memiliki karakter yang sama dengan saya, karena Pandawa positif, Kurawa negatif, Pandawa di tangan kanan dan Kurawa di tangan kiri,” katanya.

Di sisi lain, tato juga bisa menjadi penghormatan kepada sosok tertentu. Seperti yang dilakukan oleh Lady Gaga, penyanyi tersebut, berjuluk Mother Monster, memiliki tato wajah David Bowie di perut kirinya. Lady Gaga membuat Tattoo David Bowie menjelang penampilannya di Grammy Awards 2016.

Tato itu merupakan bentuk penghargaan terhadap Lady Gaga kepada sosok David Bowie yang hebat. Tato yang dibuat oleh seorang seniman tato bernama Mark Mahoney dari Hollywood berasal dari sampul album Bowie, ALADDIN SANE.

Dari sini kita bisa menarik kesimpulan bahwa seni tato sama sekali tidak bergaya. Tato juga bukan tempat untuk memamerkan isi perutmu. Ada makna mendalam yang digarisbawahi di balik tinta berwarna. Dan nampaknya sangat tidak adil jika orang tato sampai sekarang masih diberi label sebagai penjahat.

Tidak ada rumus yang mengatakan bahwa orang tato pasti akan melakukan pembunuhan atau pencurian. Tidak ada yang mengatakan bahwa orang tidak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *